Topic outline

  • General

    • Silakan unduh bahan ajar berikut untuk memudahkan teman-teman!

    • Silakan menyimak video berikut!

    • Baik teman-teman, setelah menyimak video di atas, berikan tanggapan kalian!

      Apa yang teman-teman dapati dari video tersebut?

      Silakan didiskusikan!

  • Topic 1

    • Silakan mengunduh materi berikut dan pelajari audio berdasarkan hiwar pada PPT yang telah disediakan!

      Good Luck!

  • Topic 2

    • Silakan membuat video perkenalan menggunakan bahasa arab bersama dengan teman sebangku!

      Format video menampilkan hiwar atau percakapan antara 2 orang yang sedang berkenalan. 

      Link video tugas 1 diupload ke Youtube dan dishare ke LMS!

      Good Luck!

    • Tugas Hiwar Assignment
      Opened: Thursday, 9 May 2024, 12:00 AM
      Due: Wednesday, 15 May 2024, 12:00 AM
      Available until end of 14 May 2024
  • Topic 3

    • Silakan pelajari materi 3 terkait dhomir (kata ganti)!

      Kata Ganti (Dhomir الضَّمِيرُ) merupakan salah satu bagian dari tata bahasa yang sangat penting. Dengan memahami konsep kata ganti, kita akan sangat terbantu dalam memahami bahasa arab.

      Berikut ini adalah tabel kata ganti yang telah disusun agar mempermudah pembelajaran bahasa arab

      Good Luck!

    • Tabel dhomirTabel dhomir

    • Catatan:

      • Kata Benda
        • كِتِابٌ = Buku
        • كِتَابِيِ = Bukuku
        • كِتَابُنَا = Buku kita
      • Kata Perangkai
        • لِ/ لَ = Untuk
        • لِي = Untukku
        • لَنَا = Untuk kita/kami
      • Kata إِنَّ :
        • إِنَّ = Bahwa
        • إِنِّيِ = Bahwa aku
        • إِنَّا = bahwa kita/kami
      • Kata Kerja
        • يَسْأَلُ = Bertanya (kata kerja masa sekarang/akan datang)
        • يَسْأَلُنِيِ = Dia (lk) bertanya kepadaku
        • يَسْأَلُنَا = Dia (lk) bertanya kepada kita/kami
    • Silakan menyimak penjelasan berikut ini untuk menambah pemahaman teman-teman!

      Good Luck!

  • Topic 4

    • Kerjakan tugas berikut!

    • Opened: Wednesday, 8 May 2024, 12:00 AM
      Due: Sunday, 19 May 2024, 12:00 AM
  • Topic 5

    • Opened: Friday, 24 May 2024, 7:42 AM
      Closed: Sunday, 26 May 2024, 7:42 AM
    • Ketika seseorang membaca dan memahami isi Alquran, ia akan mendapatkan ungkapan-ungkapan dalam bentuk isim istifham. Secara istilah, isim istifham berarti ungkapan permintaan atau penjelasan (thalabul fahm).

      Dalam bahasa Arab, isim istifham merupakan gabungan dari kata isim dan istifham. Isim berarti kata yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu, sedangkan istifham adalah mengharapkan untuk memahami atau mengetahui sesuatu yang belum diketahui.
       
       
      Menurut Drs. H. Ahmad Izzan dalam buku Studi Kaidah Tafsir Alquran, pengertian isim istifham adalah kata yang dipakai untuk bertanya.
       

      Kaidah Penggunaan Isim Istifham dalam Alquran

      Alquran. Foto: Freepik
      zoom-in-whitePerbesar
      Alquran. Foto: Freepik
      Dikutip dari buku Bahasa Arab Bahasa Alquran terbitan Deepublish, kaidah isim istifham yang kerap digunakan dalam Alquran beserta contohnya adalah sebagai berikut:
       
      1. ما (Apa)
       
       
      Isim istifham untuk menunjukkan kata tanya ma ditandai dengan adanya huruf hamzah. Ini berfungsi untuk menanyakan sesuatu yang tidak berakal. Contohnya ada dalam ayat berikut:
       
      مَا سَلَـكَكُمۡ فِىۡ سَقَرَ
       
      Maa salakakum fii saqar
       
       
      Artinya: "Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?"
       
       
      2. من (Siapa)
       
       
      Isim istifham dipakai untuk menanyakan makhluk yang mempunyai akal. Contohnya dalam ayat berikut:
       
      قَالُوۡا سَمِعۡنَا فَتًى يَّذۡكُرُهُمۡ يُقَالُ لَهٗۤ اِبۡرٰهِيۡمُ
       
       
      Qooluu sami'naa fatany yazkuruhum yuqoolu lahuuu Ibraahiim
       
       
      Artinya: “Mereka (yang lain) berkata: Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami?” (QS. Al Anbiya: 60)
       
       
      3. متى (Kapan)
       
       
      Isim istifham berfungsi untuk menanyakan waktu, baik yang sudah lampau maupun yang akan datang. Contohnya:
       
      يَقُوۡلَ الرَّسُوۡلُ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مَعَهٗ مَتٰى نَصۡرُ اللّٰهِؕ اَلَاۤ اِنَّ نَصۡرَ اللّٰهِ قَرِيۡبٌ
       
      yaquular Rasuulu wallaziina aamanuu ma'ahuu mataa nasrul laah; alaaa inna nasral laahiqariib
       
       
      Artinya: “…, sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” (QS. Al Baqarah: 214)
       
       
      4. أيان (Bilamana)
       
       
      Ayyana juga merupaka isim istifham yang dipakai untuk menanyakan waktu, namun hanya berkenaan dengan masa yang akan datang. Contohnya:
       
       
      يَسۡـَٔـلُ اَيَّانَ يَوۡمُ الۡقِيٰمَةِؕ
       
       
      Yas'alu ayyyaana yawmul qiyaamah
       
       
      Artinya: “Dia bertanya: Kapankah hari Kiamat itu?” (QS. Al Qiyamah: 6)
       
       
      Alquran. Foto: Freepik
      zoom-in-whitePerbesar
      Alquran. Foto: Freepik
      5. كيف (Bagaimana)
       
      Lafal kaifa biasanya dipakai untuk menanyakan perihal keadaan sesuatu. Contohnya ada pada ayat berikut:
       
       
      وَكَيۡفَ تَكۡفُرُوۡنَ وَاَنۡـتُمۡ تُتۡلٰى عَلَيۡكُمۡ اٰيٰتُ اللّٰهِ وَفِيۡكُمۡ رَسُوۡلُهٗ ؕ وَمَنۡ يَّعۡتَصِمۡ بِاللّٰهِ فَقَدۡ هُدِىَ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍ
       
       
      ADVERTISEMENT
      Wa kaifa takfuruuna wa antum tutlaa 'alaikum Aayaatul laahi wa fiikum Rasuuluh; wa mai ya'tasim baillaahi faqad hudiya ilaa Siraatim Mustaqiim
       
       
      Artinya: “Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali Imran: 101)
       
       
      6. أنى (Darimana)
       
      Isim istifham ini dipakai untuk menanyakan asal usul mengenai sesuatu. Contohnya ada dalam ayat berikut:
       
       
      قَالَ رَبِّ اَنّٰى يَكُوۡنُ لِىۡ غُلٰمٌ وَّكَانَتِ امۡرَاَتِىۡ عَاقِرًا وَّقَدۡ بَلَـغۡتُ مِنَ الۡـكِبَرِ عِتِيًّا‏
       
       
      Qoola Rabbi annaa yakuunu lii ghulaamunw wa kaanatim ra atii aaqiranw wa qad balaghtu minal kibari 'itiyyaa
       
       
      Artinya: “Dia (Zakaria) berkata: Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?” (QS. Maryam: 8)
       
       
      7. كم (Berapa)
       
      Lafal kam berfungsi untuk menanyakan jumlah atau bilangan. Berikut contohnya dalam surat Al Baqarah:
       
      قَالَ لَبِثۡتُ يَوۡمًا اَوۡ بَعۡضَ يَوۡمٍ‌ؕ
       
      Qoola kam labista qoola labistu yawman
       
      Artinya: “…, Dan (Allah) bertanya: Berapa lama engkau tinggal (di sini)? Dia (orang itu) menjawab: "Aku tinggal (di sini) sehari atau setengah hari.” (QS. Al Baqarah: 259)
       
       
      8. أين (Di mana)
       
      Isim istifham ini digunakan untuk menanyakan tempat. Contohnya adalah sebagai berikut:
       
      فَاَيۡنَ تَذۡهَبُوۡنَؕ
       
      Fa ayna tazhabuun
      Artinya: “Maka ke manakah kamu akan pergi?” (QS. At Takwir: 26)
       
       
      9. أي (Apa/Siapa)
       
       
      Isim istifham ini berfungsi untuk menanyakan apa atau siapa di antara banyaknya pilihan. Berikut contoh ayatnya:
       
       
      فَاَىُّ الۡفَرِيۡقَيۡنِ اَحَقُّ بِالۡاَمۡنِ‌ۚ اِنۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ‌ۘ
       
       
      Fa aiyul fariiqaini ahaqqu bil amni in kuntum ta'lamuun
       
       
      Artinya: “Manakah dari kedua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?” (QS. Al An’am: 81)
       
       
  • Topic 6

    • Silakan mengunduh materi berikut ini!

    • Simaklah video berikut untuk menambah pemahaman teman-teman!

  • Topic 7

  • Topic 8

    • Opened: Monday, 3 June 2024, 12:00 AM
      Due: Thursday, 6 June 2024, 12:00 AM
  • Topic 9

  • Topic 10

    • Opened: Tuesday, 11 June 2024, 12:00 AM
      Due: Wednesday, 12 June 2024, 12:00 AM
  • Topic 11

  • Topic 12

    • Isim Maushul adalah salah satu jenis isim dalam bahasa Arab yang berfungsi untuk menghubungkan dua kalimat atau lebih menjadi satu kesatuan. Isim Maushul biasanya diterjemahkan sebagai kata “yang” dalam bahasa Indonesia. Dan isim Maushul tidak dapat memberikan makna yang sempurna tanpa adanya kalimat yang menyertainya. Kalimat yang menyertai Isim Maushul disebut sebagai Silatul Maushul.

      Pembagian Isim Maushul

      1.Isim Maushul Mukhtash

      Isim Maushul yang penunjukannya jelas dan terbatas pada lafadz-lafadz tertentu. Dan Isim Maushul Mukhtash memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan kategori mufrad, mutsanna, dan jamak, serta mudzakkar dan muannats. Contoh Isim Maushul Mukhtash adalah: الَّذِي, الَّتِي, اللَّذَانِ, اللَّتَانِ, الأُلَى, الَّذِيْنَ, اللَّاتِي, ا للاَّئِي, dan اللواتي.

      2.Isim Maushul Mutlak

      Isim Maushul yang penunjukannya tidak jelas dan tidak terbatas pada lafadz-lafadz tertentu. Lalu, Isim Maushul Mutlak dapat berupa isim apapun yang memiliki makna penunjukan, seperti isim isyarah, isim istifham, isim nakirah, dan lain-lain. Contoh Isim Maushul Mutlak adalah: هذا, ذلك, من, ما, أي, كل, بعض, واحد, dan ثلاثة.

      Rumus Isim Maushul

      Isim Maushul memiliki rumusan sebagai berikut:

      1. Isim Maushul + Silatul Maushul

      Silatul Maushul dapat berupa kalimat atau syibhul kalimat. Kalimat adalah gabungan dari fa'il dan maf'ul, sedangkan syibhul kalimat adalah gabungan dari isim dan khabar. Silatul Maushul harus sesuai dengan Isim Maushul dalam hal rafa', nashab, jar, dan jins.

      Contoh Isim Maushul

      Berikut adalah beberapa contoh Isim Maushul dalam kalimat:

      – الامْتِحَانِ فِي نَجَحَ ** الَّذِي ** الطَّالِبَ رَأيْتُ 

      Aku melihat siswa **yang** lulus dalam ujian.

       (Isim Maushul Mukhtash mufrad mudzakar: الَّذِي, Silatul Maushul kalimat nashab: نَجَحَ فِي الامْتِحَانِ)

      – اِشْتَرَيْتُهَا جَدِيْدَةٌ **الَّتِي** السَّيَّارَةُ هَذِهِ

        Mobil ini **yang** kubeli baru.

        (Isim Maushul Mutlak isim isyarah: هَذِهه kalimatِ, Silatul Maushul syibhul rafa': اِشْتَرَيْتُهَا جَدِيْدَةٌ)

      – الكَلاَمَ؟هَذَا **الَّذِي** قَالَ مَنْ

        Siapa **yang** mengucapkan kata ini?

        (Isim Maushul Mutlak isim istifham: مَنْ, Silatul Maushul kalimat rafa': قَالَ هَذَا الكَلاَمَ)

      Cara menggunakan Isim Maushul dalam kalimat

      Untuk menggunakan Isim Maushul dalam kalimat, Anda perlu beberapa memperhatikan hal, yaitu:

      1. Pilihlah Isim Maushul yang sesuai dengan kategori dan jenis dari kata yang ingin Kamu hubungkan. Misalnya, jika Kamu ingin menghubungkan kata “buku” yang mufrad mudzakar, maka Kamu bisa menggunakan Isim Maushul الَّذِي.
      2. Tambahkan Silatul Maushul setelah Isim Maushul. Silatul Maushul adalah kalimat atau syibhul kalimat yang menjelaskan Isim Maushul. Silatul Maushul harus memiliki dhamir yang kembali kepada Isim Maushul, yang disebut a'id. Misalnya, jika Kamu ingin menghubungkan kata “buku” dengan kalimat “milik Ali”, maka Kamu bisa menambahkan Silatul Maushul اِشْتَرَاهُ عَلِيٌّ yang memiliki a'id اِشْتَرَاهُ yang kembali kepada الَّذِي.
      3. Menyesuaikan i'rab (rafa', nashab, jar) dan jins (mudzakkar, muannats) antara Isim Maushul dan Silatul Maushul. Misalnya, jika Kamu ingin menghubungkan kata “buku” yang rafa' dengan kalimat “milik Ali”, maka Kamu harus menjadikan Isim Maushul dan Silatul Maushul rafa' juga.
    • Silakan menyimak pembahasan materi berikut untuk menambah wawasan serta pemahaman teman-teman!

  • Topic 13

  • Topic 14

    • Silakan simak dan pahami materi berikut!

    • Untuk menmbah pemahaman teman-teman, silakan simak penjelasan materi BAB ini pada video youtube berikut ini!

  • Topic 15

    • Setelah mempelajari dan memahami materi pada bab ini, silakan menegerjakan tugas berikut ini!

      Tugas ini merupakan membuat mini vlog terkait makanan apa saja yang kalian konsumsi dalan sehari. mulai dari sarapan hingga pada makan malam. Silakan dibuat dengan semenarik mungkin!

      Good Luck!

    • Opened: Monday, 10 June 2024, 12:00 AM
      Due: Tuesday, 11 June 2024, 12:00 AM
  • Topic 16

    • Baarakallahu fiikum kepada teman-teman semua yang telah mengikuti mata pelajaran ini dengan baik dan smapia pada akhir semester ini. Saya selaku guru pengampu mata pelajaran ini meminta maaf jika terdapat salah kata maupun perbuatan baik disengaja atau tidak selama pembelajaran kita di semester ini. Saya berharap teman-teman dapat berjaya di kemudian hari.

      Syukran jaziilan

    • Opened: Tuesday, 18 June 2024, 12:00 AM
      Due: Wednesday, 19 June 2024, 12:00 AM